1.Surat Al-Fatihah
1 AL FATIHAH
Surah Al-Faatihah - سورة الفاتحة
Aku berlindung dengan kekuatan Nama-nama Allah yang melindungi dan menyusun Esensiku dari godaan-godaan yang ditimbulkan Setan yang terkutuk dan tertolak (rajim), yang, karena prakondisi, menyebabkan indera khayal kami melihat keberadaan sebagai ketiadaan dan ketiadaan sebagai keberadaan, dan karenanya membuat manusia percaya bahwa dia adalah mahluk dan tubuh yang berdiri sendiri di luar Nama-nama Allah, yang mengarahkan manusia kepada ide Tuhan-berhala eksternal di atas sana (langit).
(Al-Faatihah 1:1) | <Embed> | English Translation | Tambah Nota | Bookmark | Muka Surat 1 - ١
Demi yang Esa yang ditunjuk dengan nama Allah (yang menciptakan keberadaanku dengan Nama-namaNya sesuai dengan makna huruf ‗B‘), yang Rahman lagi Rahim. [1]
بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيمِArab-Latin: bismillāhir-raḥmānir-raḥīmTerjemah Arti: 1. Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang.
Aku memulai membaca Alquran dengan menyebut nama Allah sambil memohon pertolongan kepada-Nya. Allah adalah merupakan nama Untuk Robb Yang Maha banyak berkahnya lagi Maha Tinggi, zat yang berhak diibadahi yang tidak ada yang lain selain-Nya. Dan ini adalah merupakan nama paling khusus diantara nama-nama Allah ta’ala yang tidak dinamai dengan nama ini selain Allah yang Maha banyak berkahnya lagi Maha Tinggi. الرَّحْمَنِ (yang maha pengasih) yang memiliki Rahmat umum yang meliputi seluruh makhluk, الرَّحِيمِ (yang maha penyayang) yakni kepada orang-orang Mukmin. dan keduanya merupakan dua nama diantara nama Allah ta’ala yang keduanya mencakup penetapan sifat Rahmah (menyayangi) bagi Allah sebagaimana yang layak bagi keagungannya.
(Al-Faatihah 1:2) | <Embed> | English Translation | Tambah Nota | Bookmark | Muka Surat 1 - ١
Hamd (evaluasi terhadap alam jasmani yang diciptakan dengan Nama-namaNya, sesuai kehendakNya) kepunyaan Allah, Rabb-nya (sumber absolut dari makna Nama-nama tak-hingga) seluruh alam (jagat-raya yang diciptakan di dalam otak setiap individu). [2]
الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَal-ḥamdu lillāhi rabbil-‘ālamīn2. Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam.
Pujian kepada Allah dengan sifat-sifatnya yang semuanya merupakan sifat-sifat kesempurnaan dan karena nikmat-nikmat nya yang nampak maupun yang tersembunyi, yang bersifat agamawi maupun duniawi, yang didalamnya terkandung perintah bagi para hambanya untuk memuji-Nya karena Dialah satu-satunya yang berhak mendapat pujian. Sebab Dialah yang mengadakan semua makhluk, yang menangani urusan-urusan mereka, yang mengatur seluruh makhlukNya dengan nikmat-nikmat nya dan membimbing para wali-Nya dengan iman dan amal sholeh.
(Al-Faatihah 1:3) | <Embed> | English Translation | Tambah Nota | Bookmark | Muka Surat 1 - ١
Yang Rahman (fitur-fitur yang dengannya Dia membentuk dimensi Nama-nama; Potensial Quantum) lagi Rahim (fitur-fitur yang dengannya Dia terus menciptakan keberadaan yang timbul dengan makna-makna dari Nama-nama). [3]
الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيمِar-raḥmānir-raḥīm3. Maha Pemurah lagi Maha Penyayang.
الرَّحْمَنِ (yang maha pengasih) maksudnya yang memiliki Rahmat umum yang mencakup seluruh alam, الرَّحِيمِ (yang maha penyayang) yakni terhadap orang-orang Mukmin. dan keduanya merupakan dua nama diantara nama-nama Allah.
(Al-Faatihah 1:4) | <Embed> | English Translation | Tambah Nota | Bookmark | Muka Surat 1 - ١
Yang Malik (Yang Maha Kuasa, yang mewujudkan Nama-namaNya sekehendak Dia dan mengaturnya di alam tindakan sesuka Dia. Yang Esa yang memiliki takdir atas segala sesuatu) atau Maalik (Pemilik Absolut) dari periode abadi yang diatur oleh ketetapan agama (sunnatullah). [4]
مَالِكِ يَوْمِ الدِّينِmāliki yaumid-dīn4. Yang menguasai di Hari Pembalasan.
Dialah Allah Subhanahu Wa Ta’ala Satu-satunya yang memiliki kekuasaan pada hari kiamat, yaitu hari pembalsan atas amal perbuatan. Dalam bacaan seorang muslim terhadap ayat ini dalam setiap rokaat dari shalat-salatnya, terkandung peringatan baginya akan datangnya hari akhir dan juga memberi motivasi kepadanya untuk mempersiapkan diri dengan amal Shalih dan menahan diri dari maksiat-maksiat dan keburukan keburukan.
1:5
(Al-Faatihah 1:5) | <Embed> | English Translation | Tambah Nota | Bookmark | Muka Surat 1 - ١
Hanya kepadaMu kami mengabdi, dan hanya dariMu kami mencari manifestasi Nama-namaMu yang sinambung (dengan mewujudkan makna-makna dari Nama-namaMu Yang Indah, karena seluruh ciptaan, selalu dalam keadaan mengabdi kepadaMu, dan kami mencari tuntunan untuk mencapai dan memelihara kewaspadaan ini di setiap waktu). [5]
إِيَّاكَ نَعْبُدُ وَإِيَّاكَ نَسْتَعِينُiyyāka na’budu wa iyyāka nasta’īn5. Hanya Engkaulah yang kami sembah, dan hanya kepada Engkaulah kami meminta pertolongan.
Kami mengkhususkan Engkau dengan ibadah, dankami hanya memohon pertolongan kepada Engkau saja dalam semua urusan kami Sebab semua urusan berada di tangan-Mu, tidak ada seorang pun selain mu yang memiliki sebesar biji sawi sekalipun darinya. Dan dalam ayat ini terkandung petunjuk bahwa seorang hamba tidak boleh melakukan sesuatu pun dari jenis-jenis ibadah seperti berdoa, Istighosah, menyembelih dan thowaf kecuali untuk Allah Semata, dan di dalamnya juga terkandung obat hati dari penyakit berupa bergantung kepada selain Allah, dan dari penyakit Ria, ‘ujub dan sombong.
(Al-Faatihah 1:6) | <Embed> | English Translation | Tambah Nota | Bookmark | Muka Surat 1 - ١
Mampukanlah kami kepada realisasi yang menuntun kepada realitas esensial terdalam (shirath al-mustaqim). [6]
اهْدِنَا الصِّرَاطَ الْمُسْتَقِيمَihdinaṣ-ṣirāṭal-mustaqīm6. Tunjukilah kami jalan yang lurus,
Tunjukilah dan bimbinglah kami serta berilah Taufik bagi kami menuju jalan yang lurus, teguhkanlah kami di atasnya hingga kami bertemu dengan-Mu kelak. Yaitu agama Islam yang merupakan Jalan yang jelas yang menyampaikan kepada keridhoan Allah dan kepada surga-Nya yang telah ditunjukkan oleh penutup para Rosul dan Para Nabi Allah, yaitu Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam. maka tidak ada jalan menuju kebahagiaan bagi seorang hamba kecuali dengan Istiqomah di atas jalan tersebut.
(Al-Faatihah 1:7) | <Embed> | English Translation | Tambah Nota | Bookmark | Muka Surat 1 - ١
Jalan dari orang-orang yang kepadanya telah Engkau beri nikmat (orang-orang yang beriman kepada Nama-nama Allah sebagai penyusun diri esensial mereka dan mengalami kesadaran akan kekuatan mereka) bukannya orang-orang yang menimbulkan murkaMu (yang telah gagal untuk melihat realitas diri mereka dan alam jasmani dan yang telah terkondisikan dengan identitas-ego mereka) ataupun orang-orang yang sesat (dari Realitas dan pemahaman akan yang Esa yang ditunjuk oleh nama Allah, al Wahid-ul Ahad-ash-Shamad, dan karenanya mempersekutukan Allah [syirik, dualitas]). [7]
صِرَاطَ الَّذِينَ أَنْعَمْتَ عَلَيْهِمْ غَيْرِ الْمَغْضُوبِ عَلَيْهِمْ وَلَا الضَّالِّينَṣirāṭallażīna an’amta ‘alaihim gairil-magḍụbi ‘alaihim wa laḍ-ḍāllīn7. (yaitu) Jalan orang-orang yang telah Engkau beri nikmat kepada mereka; bukan (jalan) mereka yang dimurkai dan bukan (pula jalan) mereka yang sesat.
Yaitu jalan orang-orang yang telah Engkau beri kenikmatan kepada mereka dari kalangan para nabi, orang-orang yang benar imannya, orang-orang yang mati syahid, orang-orang Shalih. Mereka itulah orang-orang yang memperoleh Hidayah dan istiqomah. Dan jangan Jadikan kami termasuk orang-orang yang menempuh jalan orang-orang yang dimurkai,yaitu orang-orang yang mengetahui kebenaran namun tidak mengamalkannya. Mereka adalah orang-orang Yahudi dan orang-orang seperti mereka. Sedangkan orang-orang yang sesat adalah orang-orang yang tidak diberi petunjuk dari kejahilan mereka hingga akibatnya mereka sesat jalan. Mereka adalah orang-orang Nasrani dan orang-orang yang mengikuti jalan hidup mereka. Di dalam doa ini terkandung obat bagi hati seorang muslim dari penyakit pembangkangan,kebodohan dan kesesatan. dan juga terkandung dalil bahwasannya nikmat paling Agung secara mutlak adalah nikmat Islam. Maka barangsiapa yang lebih mengetahui kebenaran dan lebih mengikutinya maka dia lebih pantas meraih Hidayah jalan yang lurus. Dan tidak ada keraguan bahwa para sahabat Rasulullah Shallallahu Alaihi wasallam adalah orang-orang yang paling utama meraih hal itu setelah para nabi alaihim salam. maka ayat ini menunjukkan keutamaan dan Agung nya kedudukan mereka. Semoga Allah meridoi mereka. Dan disunnahkan bagi orang yang membaca Alquran dalam sholat untuk mengucapkan “Amin” setelah membaca surat al-fatihah. dan maknanya adalah “Ya Allah kabulkanlah doa kami”. dan ia bukan suatu ayat dari surat al-fatihah menurut kesepakatan para ulama oleh karena itu mereka telah bersepakat untuk tidak menulisnya di dalam mushaf.
Surat al-Fatihah
Tafsir Struktur
Surah Al-'Alaq - سورة العلق
[96:1 - 96:5] - Ini adalah sebahagian dari keseluruhan surah. [Papar keseluruhan surah]96:1
(Al-'Alaq 96:1) | <Embed> | English Translation | Tambah Nota | Bookmark | Muka Surat 597 - ٥٩٧
Pada masa itu Basmallah belum diwahyukan. Surah Fatehah merupakan wahyu ke5
| Chronological Order | Surah Name | Number of Verses | Location of Revelation | Traditional Order |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Al-Alaq | 19 | Mecca | 96 |
| 2 | Al-Qalam | 52 | Mecca | 68 |
| 3 | Al-Muzzammil | 20 | Mecca | 73 |
| 4 | Al-Muddathir | 56 | Mecca | 74 |
| 5 | Al-Fatiha | 7 | Mecca | 1 |
Arahan awal kalimah Bacalah dengan nama tuhanmu
The triliteral root sīn mīm wāw (س م و) occurs 381 times in the Quran, in six derived forms:
- 39 times as the noun is'm (ٱسْم)
Noun
| (1:1:1) bis'mi | In (the) name | بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيمِ |
| (2:31:3) l-asmāa | the names | وَعَلَّمَ آدَمَ الْأَسْمَاءَ كُلَّهَا ثُمَّ عَرَضَهُمْ عَلَى الْمَلَائِكَةِ |
| (2:31:11) bi-asmāi | of (the) names | فَقَالَ أَنْبِئُونِي بِأَسْمَاءِ هَٰؤُلَاءِ إِنْ كُنْتُمْ صَادِقِينَ |
| (87:1:2) is'ma | (the) name | سَبِّحِ اسْمَ رَبِّكَ الْأَعْلَى |
| (87:15:2) is'ma | (the) name | وَذَكَرَ اسْمَ رَبِّهِ فَصَلَّىٰ |
| (96:1:2) bi-is'mi | in (the) name | اقْرَأْ بِاسْمِ رَبِّكَ الَّذِي خَلَقَ |
- Concordance - list occurances of this word
- Quran Dictionary - the root sīn mīm wāw
Basmallah QS1:1 merupakan ayat awal bagi katanama ٱسْم
Wahyu awal QS96:1 merupakan ayat akhir bagi katanama ٱسْم
Basmallah adalah hasil mematuhi Arahan awal kalimah Bacalah dengan nama tuhanmu
Nombor
Perkataan
|
Bilangan
Huruf
|
Jumlah
Terkumpul
|
1
|
3
|
|
2
|
4
|
7
|
3
|
6
|
13
|
4
|
6
|
19
|
7x13x19 =1729
Nombor Surah : 1Bilangan Ayat : 7
Bilangan Kata : 29 = 4+4+2+3+4+3+9
Rangkaikan 1,7,29
1729
Arahan awal kalimah Bacalah dengan nama tuhanmu QS96:1 membaw kepada Basmallah QS1:1 Yang Membuka Surah Fatehah QS1.
Deretkan
Nombor Ayat
|
Bilangan Kata
|
Terkumpul
|
1
|
4
|
|
2
|
4
|
|
3
|
2
|
|
4
|
3
|
13
= 4+4+2+3
|
5
|
4
|
|
6
|
3
|
7 = 4+3
|
7
|
9
|
Nombor Ayat
|
Bilangan Kata
|
Terkumpul
|
1
|
4
|
|
2
|
4
|
|
3
|
2
|
|
4
|
3
|
|
5
|
4
|
|
6
|
3
|
|
7
|
9
|
19
= 3+4+3+9
|
7x13x19 =1729
1:6
Tunjukilah kami jalan yang lurus.
(Al-Faatihah 1:6) | <Embed> | English Translation | Tambah Nota | Bookmark | Muka Surat 1 - ١
(Al-Faatihah 1:6) | <Embed> | English Translation | Tambah Nota | Bookmark | Muka Surat 1 - ١
Formula garis lurus
y = 6x +1
x
|
y = 6x +1
|
1
|
7
|
2
|
13
|
3
|
19
|
7x13x19 =1729

Keistimewaan muka surat awal 1
Bilangan ayat 7, bilangan kata 29
Ia simetri dengan muka surat akhir 603 dan 604
Bilangan surah 6, Bilangan ayat 29.
Rangkaikan 6 dan 7 : 67
Juz 29 Bermula dari surah 67.
....
Nama Surah
|
Bilangan Ayat
|
6
|
|
5
|
|
4
|
|
5
|
|
3
|
|
6
|
|
Jumlah
|
29
|
Struktur Simetri lagi
muka surat awal 1 : 1729 = 19 x 91
muka surat awal 1 : 1729 = 19 x 91
muka surat akhir 604 dan 603 :1207 = 17 × 71 = 604 +603
Arahan awal kalimah Bacalah dengan nama tuhanmu (Nama Tuhan : 99)
Rangkaikan No.Surah+Nombor Ayat+Bilangan Kata (S+A+K)
No.Ayat
|
Bil.Kata
|
S+A+K
|
Songsang
|
Beza
|
Beza/99
|
1
|
4
|
114
|
411
|
297
|
3
|
2
|
4
|
124
|
421
|
297
|
3
|
3
|
2
|
132
|
231
|
99
|
1
|
4
|
3
|
143
|
341
|
198
|
2
|
5
|
4
|
154
|
451
|
297
|
3
|
6
|
3
|
163
|
361
|
198
|
2
|
7
|
9
|
179
|
971
|
792
|
8
|
Maha Suci Allah Semua Habis Dibahagi dengan 99.
Perhatikan Surah 1, Kata 1, Bilangan Kata 4
Rangkaikan : 114
114 ialah bilangan Surah alQuran.
Setiap kali kita membaca Basmallah, ia membawa kita mengingat 114 Surah al-Quran.
Urutan
Wahyu
|
Surah
|
Bil.
Ayat
|
Lokasi
Wahyu
|
No.
Surah
|
17
|
7
|
Mecca
|
107
|
|
5
|
7
|
Mecca
|
1
|
xx
No comments:
Post a Comment